7 Kunci Sukes Berbisnis On Line

22

Melihat kebawah ketika berada di puncak kejayaan

Mengelola bisnis, baik on-line maupun off-line, ibarat memelihara anak mulai dari tahapan janin hingga lahir dan tumbuh besar. Semuanya butuh proses dan penanganan yang berbeda-beda dalam tiap fasenya.

Ketika anda memutuskan untuk memulai bisnis, mungkin sudah ada yang membuat map plans secara detail dan rinci, beserta langkah antisipasi ketika bisnis dijalankan. Ada juga yang memulai bisnis modal “Bismillah”.

Nah kira-kira anda tipe yang mana ya .. ? Apakah anda termasuk tipe “Plan maker” atau “Action Taker”. Apapun gaya berbisnis anda, yang pasti tidak ada yang salah selama anda terus mau belajar dan belajar, karena berbisnis juga ajang belajar tak berkesudahan.

Setiap hari adalah ilmu, setiap hari adalah tantangan, dan setiap hari adalah harapan. Menurut saya pribadi, tidak semua teori bisnis bisa diaplikasikan plek pada jenis bisnis yang berbeda, untuk itu pengalaman adalah “teori sempurna” dalam pengembangan bisnis anda.

9

Lakukanlah Pekerjaanmu dengan Suka Cita

Namun ada kunci-kunci dasar yang “PASTI” harus dilalui jika anda ingin mengembangkan bisnis dengan baik dan sukses. Ibarat sebuah lagu, tersusun oleh tangga nada dasar atau kunci nada dasar, yang hampir sama pada semua jenis lagu, hanya saja penggunaan dan pengaplikasiannya yang berbeda agar tercipta harmoni yang indah.

Lalu Apa saja kunci-kunci sukses itu ? dan bagaimana mengaplikasikannya dalam bisnis kita? Mari kita simak 7 kunci sukses dalam berbisnis On Line berikut, tapi ingat ya .. aplikasinya tidak harus letter plek dengan apa yang saya tulis. Anda lebih tahu di tahap mana harus memulainya!

1. Set Your Goal

Dalam mengelola bisnis, selalu tetapkan apa tujuan utama anda dalam satu periode. Misal di tahun 2017, apa saja yang ingin anda capai? Apakah anda ingin mengembangkan target pasar anda, atau menambah kemampuan produksi, meningkatkan kualitas produk, hingga meningkatkan skill karyawan.

22

Apakah orang di sekitar anda mempunya Misi dan Visi yang sama?

Buatlah daftar capaian yang ingin anda tuju, lalu prioritaskan mana yang paling ingin anda capai dalam waktu dekat pada satu periode. Diskusikan dengan seluruh tim anda, kemudian visualisasi-kan dalam otak anda dan jika perlu ajak seluruh tim untuk mewujudkannya.

2. Fokus Pada Tujuan

Setelah anda tahu apa tujuan anda, maka hal yang perlu dilakukan adalah fokus terhadap apa yang telah anda sepakati. Langkah ini sangat tidak mudah untuk dijalankan, tapi bukan berarti tidak bisa!

Menurut salah seorang motivator, Pak Adam Nova, terkadang kita perlu menepi sejenak dari berbagai hiruk pikuk media, demi untuk fokus pada tujuan anda. Memang benar, sosial media, media televisi dan sebagainya sangat menyita pikiran, sedangkan itu tidak menunjang kemajuan hidup kita

blogging

Fokus Pada Pencapaian – Menang Lomba Blogging di Kedutaan Belanda Jakarta

So .. tinggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat atau hal-hal yang merusak fokus dan pikiran pada tujuan utama kita!

3. Talk To Your God

Apakah anda mengenal diri anda? dan apakah anda benar-benar mengenal Tuhan anda? Bagaimanakah hubungan vertical line anda selama ini?

20

Luruskan Hati dan Niat

Berbicara mengenai vertical line tidak hanya berbicara tentang berapa banyak sholat malam kita, seberapa tepat waktu-kah sholat wajib, berapa lembar Al Quran yang kita baca, atau berapa banyak uang yang kita sedekahkan?

Vertical Line lebih kepada seberapa dekat “hati” kita dengan Allah, sejauh mana kita sering connect ?! Jika anda hidup dalam lingkungan budaya jawa, mungkin anda sering mendengar istilah “mbatin” , tapi jangan disalah artikan dengan kebatinan ya!

Mbatin sebenarnya adalah berbicara dengan hati, dan tahukah anda siapa yang sedang kita ajak bicara? kepada siapa hati kita berkeluh kesah ..? siapakah yang mendengar “ucapan” hati kita?

4. Silaturrahim

Dalam sebuah hadits dikatakan beberapa manfaat dari silaturrahim, diantaranya adalah menambah rejeki. Silaturrahim dalam istilah asingnya dikenal dengan Expanding Your Network!

48

Tak Kenal .. Ta’aruflah!

Perbesarlah jaringan anda, bukan hanya dengan komunitas yang itu-itu saja. Untuk menjadi seorang pebisnis ulung, jangan batasi “lingkup silaturrahim” kita hanya dengan orang-orang tertentu yang mungkin kita pikir “sealiran” dengan kita.

Dengan ber-silaturrahim wawasan kita juga akan bertambah, kita akan belajar lebih menghargai orang lain yang berbeda dengan pola pikir kita, dan tentunya memaknai ciptaan Tuhan tentang keberagaman.

5. Be Your Brand Ambassador

Usahakan diri kita mencerminkan produk kita, istilahnya diri kita adalah brand ambassador  produk yang kita jual. Kenalkan diri anda sebagai pemilik usaha yang sedang anda kembangkan.

7

Be Your Brand Ambassador – Mimamia – Ericka Abdullah

Apa yang melekat pada diri kita adalah cerminan dari “kualitas” produk kita. Ini bukan berarti kita berbicara mengada-ada, atau menipu customer kita dengan penampilan dan tutur kata yang berlebihan.

Jadilah diri kita sendiri yang jujur, mencontoh Junjungan kita Rasulullah Muhammad s.a.w dalam berbisnis, sifat amanah hingga dipercaya banyak orang pada masa-nya. Bukankah Rasulullah juga seorang entrepreneur yang mampu memasarkan produknya hingga manca negara?

6. Jujur

Jujur adalah sifat yang terpuji, tapi kita lupa .. kejujuran kita kadang hanya kepada manusia, tapi tidak kepada Allah

Terkadang  tanpa kita sadari, hati ini masih mendua. Kita malu mengakui “kelemahan” dihadapan Allah. Kita masih merasa bahwa kita mampu dengan segala keilmuan kita untuk mengembangkan usaha ini hingga mencapai kesuksesan.

Oh ya .. makna dari jujur ini bukan berarti anda membuka “rahasia produksi” anda, misalkan ada seorang teman yang memaknai berdagang secara jujur seperti di jaman para sahabat, lalu dia memaparkan bahwa dia membeli barang ini sekian, dan saya ingin untung sekian, lalu bertanya kepada si pembeli apakah anda sepakat?

Hal itu sepertinya kurang relevan dengan kondisi pasar saat ini, apakah mungkin anda melakukan hal tersebut di dunia on-line?

7

Jujur Dalam Bertransaksi

Jujur kepada customer lebih kepada kualitas produk, pelayanan, dan waktu produksi yang dibutuhkan. Jangan berjanji selesai dalam waktu dekat jika kapasitas produksi anda tidak mampu!

Jujur kepada Allah adalah mengakui bahwa kita tidak pernah mampu memberi rejeki kepada karyawan kita, tidak pernah mampu menjadikan bisnis ini besar, dan tidak pernah mampu mendatangkan pembeli tanpa perkenan dari Allah semata! Kita hanyalah sebuah jembatan yang digunakan untuk menuju kesuksesan, dan Kesuksesan itu hanyalah milik Allah SWT

7. Tawaqal

Bersyukurlah kita menjadi seorang muslim, yang diajari bagaimana untuk berserah diri. Jika anda pernah berkunjung ke negara-negara di Eropa, maupun negara maju di Asia, ribuan orang ketakutan akan masa depannya.

Mereka takut tidak bisa bertahan hidup karena himpitan ekonomi, maupun persaingan global yang semakin menggila. Tapi kita, yang tinggal di Indonesia dengan aneka budaya, sudah terbiasa dengan istilah “pasrah”

34

Berharap hanya kepada Allah

Menyerahkan segala sesuatunya hanya kepada Allah Yang Maha Kuasa, setelah kita berdaya upaya melakukan sesuatu. Otak kita cepat panas dan spanneng jika memikirkan hidup yang semakin keras, seolah besok sudah akan kiamat.

Tapi sebagai muslim, kita diajarkan untuk berserah diri, karena Allah lah yang memiliki kuasa dan Maha Pemberi Pertolongan, bukankah Firman-Nya menyatakan bahwa bersama kesulitan itu ada kemudahan

Maka setelah kita melakukan pekerjaan yang satu, kerjakanlah pekerjaan yang lain, kerjakanlah pekerjaanmu dengan sungguh-sungguh, maka hanya kepada Allah saja kita berharap.

20150818_170530

Bersyukur akan pencapaian anda!

Semoga anda semua bisa bersabar melewati setiap proses menuju kesuksesan kita, Allah tidak pernah ingkar janji. Siapapun anda, berhak untuk sukses jika anda benar-benar menginginkannya dan tentunya dengan jalan yang benar dalam tuntunan Allah dan Rasul-Nya.

Allahumma sholli ‘ala Muhammad …

Janganlah kita mudah patah semangat!

 

Advertisements

5 thoughts on “7 Kunci Sukes Berbisnis On Line

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s