Rejeki yang Tertukar

15

Beberapa minggu ini, banyak muncul status keluh kesah di timeline fb mimamia, tentang saling berebut pelanggan antara pedagang online yang satu dengan yang lainnya.

Ribut-ribut status tentang “pencuri langgangn” yang bahkan terang-terangan menarik calon pembeli dari wall tetangga. Lalu pasang status dengan nada marah dan kesal, sembari posting status “Rejeki Tidak Akan Tertukar” 

16

Pasar Induk Bondowoso

Saya membacanya sambil senyum tapi juga menarik nafas sedikit panjang. Ilmu baru yang harus disikapi dengan bijak, gumam saya. Kejadian ini mengingatkan saya pada seorang teman lama, yang menasehati saya di awal-awal belajar dagang, ucapannya menarik, dia mengatakan .. “Belajarlah dari Pedagang Cabe di Pasar Induk”

Hmm benar sekali ucapannya! Sebelum kita memulai usaha di “pasar on line” sepertinya kita harus banyak belajar dari para pedagang pasar induk. Bukan hanya pedagang cabe, tapi seluruh pedagang di pasar induk.

18

Pasar Induk Bondowoso

Pernahkah kita mengamati ketika belanja di pasar induk ?! tentang sikap dan perilaku antar pedagang disana ? Bagaimana mereka menjual dagangannya agar laris manis ? Nah yuk sama-sama belajar dari fenomena pedagang di pasar induk.

Kalau anda mengamati, ada banyak puluhan pelapak berjejer, yang rata-rata menjual barang yang sama. Oke mungkin sedikit mengambil contoh dari pasar induk Bondowoso, dimana saya lahir dan dibesarkan.

20

Pelapak di Jalanan Pasar Bondowoso

Ketika anda mengunjungi pasar induk Bondowoso, hal yang paling khas ditemui adalah pedangan tape singkong yang berjajar, baik itu tape kemasan besek, maupun tape yang masih “telanjang” dalam keranjang bambu besar dan dijual kiloan.

Di sepanjang jalan PB. Sudirman, ada banyak mobil bak terbuka parkir berjejer, menjajakan tape kemasan dengan nomor urut tertentu, dan di sisi jalan RE.Martadinata, anda juga akan menemui perempuan-perempuan paruh baya yang menjual tape kiloan duduk bersebelahan.

21

Pedagang Tape di Kejauhan Berjejer diatas Mobil Bak Terbuka

Oke kembali ke topik tentang “rebutan pelanggan” dan “rejeki tidak tertukar” tadi, mari kita sama-sama belajar dari para pedagang di pasar induk Bondowoso ini.

Well kalau boleh saya tarik kesimpulan, mereka menjual barang yang sama, duduk bersebelahan, bahkan kadang berangkat dari kampung yang sama menuju pasar induk. Tapi anehnya mereka tidak saling sikut tidak pula berebut pembeli. Kalaupun ada, itu hanya oknum tertentu 😉

19

Pasar Bondowoso Yang Terbengkalai Setelah Terbakar

Ketika ada pembeli yang datang menghampiri pedagang di sebelahnya, mereka juga tidak “galau” atau bahkan menggerutu. Mungkin ya.. wajar jika ada wajah sedikit kecewa dan harapan besar agar pembeli juga datang menghampiri lapaknya, tapi tidak sedikitpun ada niatan buruk untuk menjelek-jelekkan pedagang yang lain.

Hal yang sama juga saya temui, ketika melewati pedangan ikan segar di dalam pasar induk. Mereka duduk berjajar, menawarkan dagangannya pada setiap orang yang lewat. Berdasarkan apa yang saya lihat, mereka hanya berusaha menjual dan menjajakan kepada yang lewat, perkara nanti pembeli memilih “lapak tetangga” itu masalah rejeki saja.

17

Menurut saya, mereka sangat sportif, mereka tahu produk dan kualitas yang mereka jual. Jika pedagang si A lebih banyak pembeli, karena dikenal tapenya yang lebih manis dan enak, maka pedagang B pun mengakuinya tanpa harus ribut dan marah-marah.

Atau ketika penjual ikan A menjual ikan yang lebih segar, sedangkan penjual ikan B menjual ikan sisa kemarin, si B pun tidak akan memaksa pembeli untuk membeli ikannya.

Yang saya amati, setiap pedagang mempunyai caranya sendiri agar dagangan mereka laku, ada yang datang lebih pagi, atau pulang lebih akhir ketika pedagang lain sudah tutup, berharap ada pembeli yang kesiangan ke pasar, lalu membeli dagangannya. Ada pula yang memberi “diskon” karena produknya tidak segar lagi.

Nah .. bukankah itu adalah salah satu ilmu yang sering dilontarkan motivator bisnis?! KREATIF dan INOVATIF! anda yang sudah sering ikut pelatihan bisnis .. mungkin kurang aplikatif ya .. akan ilmu yang sudah diperoleh, dibanding pedangang pasar sederhana ini 🙂

Mereka percaya bahwa rejeki tidak akan pernah tertukar, tapi sikap kita ketika berusaha menjemput rejeki adalah penentu datangnya rejeki! Sikap nrimo atau menerima kenyataan, sabar dalam berusaha, berbaik sangka pada ketetapan Allah, serta hati yang bersih dari penyakit hati, adalah kunci utama akan datangnya rejeki.

14.jpg

Perempuan Kuli Panggul di Pasar Pabean Surabaya

Saya yakin rejeki tidak akan tertukar, tapi kadang kita sendiri yang “menukar rejeki” dengan sikap yang salah. Cara kita melayani pelanggan, berbohong tentang kualitas produk yang kita jual, mengurangi takaran, tidak jujur dalam berniaga serta sifat iri dengki atas kesuksesan orang lain, justru akan menukar jalan rejeki kita!

Dunia maya adalah tempat tak berbatas untuk berdagang, sebelum kita memulai bisnis, yang perlu kita siapkan adalah “mental baja”. Jangan mudah iri, jangan mudah panas, atau emosi. Sikapi semua dengan kepala dingin, dan jadikan apapun itu sebagai “ilmu baru”.

88

Lapak Makanan Ringan di Surabaya dan Pelanggan

Dunia bisnis adalah dunia bagi orang-orang yang “berani menghadapi resiko” dan tentunya orang-orang yang tangguh. Pasang kacamata kuda dan fokus pada tujuan anda. Stop Stalking timeline yang tidak perlu atau bahkan membuat anda galau :). Jika perlu unfollow atau unfriend orang-orang yang tidak menunjang kemajuan anda!

Nah mumpung lagi libur panjang, yuk kita review produk kita, dan ulas perjalanan bisnis kita selama beberapa bulan terakhir, kira-kira apa yang membuat pelanggan kita senang, atau apa yang membuat pelanggan kita pergi?!

Camera 360

Lapak Bazaar Mimamia di Singapura 2013

Mari saling memperbaiki diri, intropeksi dari banyak sisi, lalu mantabkan hati untuk berubah, serta jangan lupa berdoa memohon pertolongan Allah, agar selalu diberi ilmu dan petunjuk bagaimana menjalankan bisnis ini 🙂

Ingat .. kesuksesan kita ditentukan oleh sikap dan usaha diri kita sendiri, bukan orang lain. Tidak perlu risau akan komentar orang lain yang tidak perlu. Tetap semangat dan fokus pada tujuan anda!

Selamat berakhir pekan.. dan Salam Sukses Dunia Akhirat 🙂

 

Advertisements

7 thoughts on “Rejeki yang Tertukar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s